SYARAT SAHNYA PUASA RAMADHAN


Syarat-syarat sahnya puasa ada 6 :
a. Islam; tidak sah puasanya orang kafir sebelum masuk Islam.
b. Akal; tidak sah puasanya orang gila sampai kembali berakal.
c. Tamyiz ( Baligh ); tidak sah puasanya anak kecil sebelum dapat membedakan (yang baik dengan yang buruk).
d. Tidak haidh; tidak sah puasanya wanita yang haidh sebelum berhenti haidhnya.
e. Tidak nifas; tidak sah puasanya wanita yang nifas sebelum suci ari nifas.
f.  Niat; dari malam hari untuk setiap hari dalam puasa wajib. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah e
 
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ النِّيَّةَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

“Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidah sah puasanya.”(HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Nasa'i dan Tirmidzi)

Dan hadits ini menunjukkan tidak sahnya puasa kecuali diiringi dangan niat sejak malam hari, yaitu dengan meniatkan puasa di salah satu bagian malam.
Share on Google Plus

About suka tidur

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Kami memberikan kebebasan untuk mengutip sebagian artikel di situs ini (tidak seluruhnya) untuk dimuat di situs anda dengan menyebutkan Link dan sumber halaman. apabilah ditemukan Copy paste tanpa menyebutkan sumbernya maka dengan sangat terpaksa kami akan melakukan komplain DMCA Google. Harap dimaklumi.

Copy paste untuk disimpan di komputer (tidak untuk dipublikasikan di situs lain) diperbolehkan tanpa izin terlebih dahulu.Jika ada artikel atau gambar yang menyinggung, atau di bawah Hak Cipta Anda maka sihlakan tinggalkan komentar d postingan ini (Disclaimer) atau sms langsung ke 085298362132 untuk ditindaklanjuti.